Bupati Sangihe Respons Aspirasi Warga Kalama, Janjikan Perbaikan Bagi Hasil Walet dan Listrik 24 Jam

Bupati Sangihe Respons Aspirasi Warga Kalama, Janjikan Perbaikan Bagi Hasil Walet dan Listrik 24 Jam - Hallo sahabat INI POST, Pada Artikel yang anda baca kali ini dengan judul Bupati Sangihe Respons Aspirasi Warga Kalama, Janjikan Perbaikan Bagi Hasil Walet dan Listrik 24 Jam, kami telah mempersiapkan artikel ini dengan baik untuk anda baca dan ambil informasi didalamnya. mudah-mudahan isi postingan Artikel Berita Berita, Artikel Berita dini hari, Artikel Berita hangat, Artikel Berita harga, Artikel Berita hari ini, Artikel Berita islam, Artikel Berita jalanan, Artikel Berita kemarin, Artikel Berita malam ini, Artikel Berita politik, Artikel Berita terbaru, Artikel Berita war, Artikel ini Berita, yang kami tulis ini dapat anda pahami. baiklah, selamat membaca.

Judul : Bupati Sangihe Respons Aspirasi Warga Kalama, Janjikan Perbaikan Bagi Hasil Walet dan Listrik 24 Jam
link : Bupati Sangihe Respons Aspirasi Warga Kalama, Janjikan Perbaikan Bagi Hasil Walet dan Listrik 24 Jam

Baca juga


Bupati Sangihe Respons Aspirasi Warga Kalama, Janjikan Perbaikan Bagi Hasil Walet dan Listrik 24 Jam


SANGIHE, Elnusanews – Kunjungan kerja Bupati Kepulauan Sangihe, Michael Thungari, ke Pulau Kalama pada Kamis (30/4/2026) kemarin,menjadi angin segar bagi masyarakat setempat. Dalam tatap muka langsung, Bupati mendengarkan aspirasi warga terkait pengelolaan sarang burung walet dan kebutuhan infrastruktur dasar, serta memberikan jaminan solusi atas keluhan tersebut.

Salah satu poin utama yang disampaikan warga adalah permintaan peninjauan kembali Perda Nomor 7 Tahun 2009. Warga menilai pembagian hasil panen sarang burung walet saat ini di mana 60 persen untuk pemerintah dan desa dirasa kurang mencukupi kebutuhan warga, sehingga meminta adanya revisi.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Michael Thungari menjelaskan bahwa mengubah peraturan daerah memerlukan proses panjang dan kesepakatan bersama antara eksekutif dan legislatif. Meski demikian, ia berjanji akan melakukan kajian (pembedahan) terhadap Perda tersebut.

Sebagai solusi jangka pendek, Bupati memberikan jaminan konkret terkait pemanfaatan bagi hasil yang masuk ke kas daerah.

"Untuk peninjauan kembali Perda, kami upayakan pembedahan. Namun untuk saat ini, solusi yang bisa kami berikan adalah pembangunan pos jaga bagi para pekerja di area sarang burung walet. Pembangunannya akan diupayakan dari bagi hasil 40 persen yang masuk ke Pemda," tegas Bupati.

Selain isu walet, warga juga mengeluhkan terbatasnya operasional listrik yang hanya menyala 6 jam. Menjawab hal ini, Bupati menjamin bahwa pemenuhan listrik 1x24 jam merupakan prioritas pemerintah pusat dan daerah.

"Listrik bagi masyarakat kepulauan adalah prioritas Pak Presiden untuk 5 tahun ini. Saat ini tim survei sudah turun di Pulau Kalama untuk peninjauan lahan pembangkit listrik tenaga hibrid (solar panel dan mesin) agar masyarakat bisa menikmati listrik 24 jam," jelasnya.

Jaminan langsung dari Bupati ini disambut antusias oleh warga. Kehadiran Bupati secara langsung dianggap sebagai bentuk penghargaan dan kepedulian nyata pemerintah terhadap aspirasi masyarakat di wilayah kepulauan.


(OpMud)



Demikianlah Artikel Bupati Sangihe Respons Aspirasi Warga Kalama, Janjikan Perbaikan Bagi Hasil Walet dan Listrik 24 Jam

Sekianlah artikel Bupati Sangihe Respons Aspirasi Warga Kalama, Janjikan Perbaikan Bagi Hasil Walet dan Listrik 24 Jam kali ini, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk anda semua. baiklah, sampai jumpa di postingan artikel lainnya.

Anda sekarang membaca artikel Bupati Sangihe Respons Aspirasi Warga Kalama, Janjikan Perbaikan Bagi Hasil Walet dan Listrik 24 Jam dengan alamat link https://iniipost.blogspot.com/2026/05/bupati-sangihe-respons-aspirasi-warga.html