Bantah Tudingan Acuh, DPRD Sangihe Ungkap Peran Strategis Dibalik Ketidakhadiran di Marore

Bantah Tudingan Acuh, DPRD Sangihe Ungkap Peran Strategis Dibalik Ketidakhadiran di Marore - Hallo sahabat INI POST, Pada Artikel yang anda baca kali ini dengan judul Bantah Tudingan Acuh, DPRD Sangihe Ungkap Peran Strategis Dibalik Ketidakhadiran di Marore, kami telah mempersiapkan artikel ini dengan baik untuk anda baca dan ambil informasi didalamnya. mudah-mudahan isi postingan Artikel Berita Berita, Artikel Berita dini hari, Artikel Berita hangat, Artikel Berita harga, Artikel Berita hari ini, Artikel Berita islam, Artikel Berita jalanan, Artikel Berita kemarin, Artikel Berita malam ini, Artikel Berita politik, Artikel Berita terbaru, Artikel Berita war, Artikel ini Berita, yang kami tulis ini dapat anda pahami. baiklah, selamat membaca.

Judul : Bantah Tudingan Acuh, DPRD Sangihe Ungkap Peran Strategis Dibalik Ketidakhadiran di Marore
link : Bantah Tudingan Acuh, DPRD Sangihe Ungkap Peran Strategis Dibalik Ketidakhadiran di Marore

Baca juga


Bantah Tudingan Acuh, DPRD Sangihe Ungkap Peran Strategis Dibalik Ketidakhadiran di Marore


SANGIHE, Elnusanews  — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kepulauan Sangihe menepis tudingan miring publik terkait ketidakhadiran pimpinan dan anggota dewan dalam kunjungan kerja Bupati dan Wakil Bupati bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) ke Kecamatan Kepulauan Marore. Absennya para wakil rakyat tersebut rupanya didasari oleh agenda tugas lain yang telah terjadwal sebelumnya, serta upaya strategis dalam mempercepat penyaluran bantuan bagi korban terdampak gempa.

Sekretaris DPRD (Sekwan) Kabupaten Kepulauan Sangihe, Ir. Riputri Tamaka, M.E., saat ditemui pada Kamis, 18 Juni 2026, menjelaskan bahwa ketidakhadiran DPRD bukan karena sikap abai terhadap masyarakat. Ia mengungkapkan, lembaga legislatif sebelumnya sudah memiliki jadwal agenda kerja yang tidak bisa ditinggalkan.

"Memang saat rapat koordinasi pelaksanaan kunjungan kerja Bupati itu saya yang hadir, dan DPRD sudah ada agenda sebelumnya yang sudah disampaikan, sehingga ada dukungan untuk percepatan distribusi bantuan," ujar Riputri.

Sebelumnya, absennya pimpinan dan anggota DPRD dalam rombongan pemda sempat memicu perbincangan hangat di media sosial, di mana mereka dinilai terkesan acuh terhadap kondisi warga di wilayah perbatasan. Menanggapi hal tersebut, Riputri memastikan bahwa sinergi antara DPRD dan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe tetap berjalan dengan baik, terutama di masa-masa darurat bencana.

Ia menambahkan, meski tidak ikut turun langsung dalam kunjungan ke Marore, DPRD Sangihe justru mengambil langkah taktis dengan melakukan koordinasi intensif bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dan Pemerintah Pusat.

Langkah koordinasi dan kunjungan langsung yang dilakukan oleh DPRD ke kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulawesi Utara di Manado membuahkan hasil positif. Berkat upaya tersebut, bantuan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak gempa bumi dapat segera direalisasikan dan dikirimkan langsung dari Manado menuju Tahuna, untuk selanjutnya didistribusikan kepada warga yang membutuhkan.


(OpMud)



Demikianlah Artikel Bantah Tudingan Acuh, DPRD Sangihe Ungkap Peran Strategis Dibalik Ketidakhadiran di Marore

Sekianlah artikel Bantah Tudingan Acuh, DPRD Sangihe Ungkap Peran Strategis Dibalik Ketidakhadiran di Marore kali ini, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk anda semua. baiklah, sampai jumpa di postingan artikel lainnya.

Anda sekarang membaca artikel Bantah Tudingan Acuh, DPRD Sangihe Ungkap Peran Strategis Dibalik Ketidakhadiran di Marore dengan alamat link https://iniipost.blogspot.com/2026/06/bantah-tudingan-acuh-dprd-sangihe.html